Saturday, September 24, 2005

Renungan Terakhir













Sebelumnya kau pergi
Renunglah ku di sini
Kerna mungkin terjadi
Kita takkan bersua lagi
Anggaplah pertemuan ini
Mungkin yang terakhir
Dan tak usah
Kita kesali
Atas apa yang terjadi

Banyaknya pengorbanan
Telah ku pertaruhkan
Mungkin tiada bermakna
Telah banyak mengguris rasa
Untuk itu maafkanku
Kiranya menggangu ketenangan
Dalam hidup mu yang tak perlu kehadiranku

Dugaan...
Inikah dugaan untukku
Hujungnya yang tak seindah mimpi
Hanyalah igauan ngeri
Kau yang pernah ku rindu
Mudahnya berlaku
Mengapa begitu
Berubah laku
Aku menerima
Salam perpisahan
Segalanya sebagai ingatan
Biarlah impianku kan berlalu dengan mu

Kusangka berpanjangan
Panas hingga ke petang
Tiba mendung menjelma
Tak seperti yang kuharapkan
Kini mengertilah aku
Tak perlu menunggu
Biarkanlah kau dan caramu
Aku dengan cara hidupku

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyanyang